Video Syur Mirip Nagita Slavina dan Gisel, Kenapa Wajah Bisa Serupa?

Video Syur Mirip Nagita Slavina dan Gisel, Kenapa Wajah Bisa Serupa?

Media sosial di gemparkan dengan video syur mirip selebritas setelah Gisel Anastasia, kini hal tersebut menimpa istri Raffi Ahmad, Nagita Slavina. Tak ada yang tahu siapa perempuan dalam video syur tersebut, tapi bukan tidak mungkin seseorang yang tidak memiliki ikatan darah mirip dengan orang lain. Bandar Casino Online

Dalam sains, fenomena ini disebut doppelganger.

Seorang asisten profesor neurobiologi dan perilaku dari Universitas Cornell, Michael Sheehan, berkata bahwa wajah manusia berevolusi untuk kepentingan individualitas.

“Manusia sangat beragam dan hal ini tidak ditemukan pada spesies lain,” ungkap Sheedan.

Sebagai contoh, ketika kita akan bertemu teman di sebuah taman yang ramai, hal pertama yang dilakukan tentu mengamati wajah setiap pengunjung untuk menemukan orang yang kita cari.

Namun, saat kita pergi ke peternakan ayam atau sapi, sangat kecil kemungkinan kita bisa membedakan satu dan yang lain. Jadi, ketika ada 2 orang beda orangtua memiliki wajah mirip, itu kemungkinan karena modifikasi gen kita kehabisan pilihan.

“Ini seperti permainan kartu. Kita bisa menemukan banyak variasi, tapi terkadang menemukan sesuatu yang kembar,” ungkap Sheehan.

Dia melanjutkan, meski manusia memiliki ciri khas secara fisik yang berbeda dengan binatang, tapi secara gen tidak. Faktanya, kita tidak begitu beragam secara genetis. Judi Casino Online Jadi pada akhirnya, ada beberapa orang memiliki kesamaan secara fisik dengan kita. Namun, bukan duplikat sama persis seperti kembar identik.

Masalah Otak dan Persepsi

Dalam fenomena doppelgangger, ada beberapa bagian wajah seseorang yang mirip dengan orang lain. Sebagai contoh, memiliki senyum yang sama, warna mata dan bentuk yang sama, bentuk wajah sekilas sama, dan lain sebagainya. Meski ada kemiripan, tapi kalau di perhatikan seksama, kita akan langsung tahu bahwa keduanya berbeda.

Selain karena fenomena doppelganger, ketika anda misalnya, dikatakan mirip dengan orang lain, sebenarnya ini hanya masalah persepsi. Teman-teman anda mungkin memperhatikan beberapa bagian dalam wajah anda mirip dengan orang lain, kemudian menyebut anda mirip orang tersebut.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*