Presiden Filipina Mengancam Pejabat yang Korupsi

Presiden Filipina Mengancam Pejabat yang Korupsi

Presiden Filipina, yakni Rodrigo Duterte mengancam akan membuat perhitungan dengan para pejabat korup di berbagai instansi pemerintahan. Duterte, pada pidato kenegaraan tahunan, menyampaikan korupsi di instansi pemerintah juga semakin meluas. Casino Online Terpercaya

Dia menegaskan suatu hari juga pasti akan membuat perhitungan dengan para pejabat yang melakukan tindak pidana korupsi. Duterte juga telah memerintahkan pemerintah daerah untuk menegakkan hukum untuk melindungi lingkungan dan mengancam akan menghukum para perusak.

Duterte juga sudah menuntut proses bisnis yang cukup efisien dan sering secara bercanda mengancam akan membunuh kepala lembaga pemerintah yang berkinerja buruk. Presiden yang dikenal sangat keras mengkritik kekuasaan Barat ini juga menyampaikan gagasannya untuk menutup bar di seluruh Filipina pada tengah malam dan melarang pengunjung tempat karaoke bernyanyi di depan umum setelah jam delapan atau sembilan malam.

Baca Juga : Canggihnya Pyongyang 2425, Smartphone Asli Korea Utara

Nonton Online: www.nof21.com

“Alkohol dan tembakau juga sebenarnya harus dimusnahkan dari muka bumi karena sudah menyebabkan masalah kesehatan,” ungkapnya. Duterte membuat beberapa referensi tentang kebijakan perang kepada narkoba, meskipun ada keputusan Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada 11 Juli untuk menyelidiki ribuan kematian dan tuduhan pembunuhan singkat oleh polisi. Casino uang Asli

Para kritikus mengatakan, ancaman Duterte yang sering terjadi dan pembicaraan tentang pertumpahan darah sudah membuat polisi berani membunuh pengguna narkoba dan pengedar tanpa diadili. Polisi mengatakan banyak tersangka yang tewas untuk membela diri.

Saya menggunakan perumpamaan, metafora, hiperbola, kadang-kadang untuk menekankan suatu hal, ujar Duterte, merujuk pada retorikanya. “Saya juga memiliki sisi manusiawi seperti orang lain,” katanya. Bandar Casino Online

Ia juga berseloroh tentang pemeriksaan pendahuluan terhadap penumpasan narkoba oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), mengatakan ia mungkin setuju untuk hadir ke pengadilan dengan beberapa syarat.

“Pembunuhan di luar hukum Duterte – laporkan ke ICC,” ujarnya. Baiklah – jika Anda bisa menyediakan sel nyaman yang bagus, dihangatkan selama musim dingin, dan memiliki AC saat cuaca panas, dan kunjungan suami istri tanpa batas,” candanya. Live Casino Online

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Korea Utara Tangkap Belasan Kru Kapal Rusia | TulisSaja
  2. Dokter Sebut Tokoh Oposisi Rusia Kemungkinan Diracun | TulisSaja

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*