Perjuangan Dokter di Kashmir Demi Pasien Kurang Mampu

Perjuangan Dokter di Kashmir Demi Pasien Kurang Mampu

Omar Shaad Saleem, seorang dokter yang berasal dari Kashmir, mengayuh sepedanya menuju Lal Chowk, area pusat Kota Srinagar. Tiba di sana, dia lalu kembali duduk bersila sembari membentangkan kertas bertuliskan, “Ini bukan sebuah protes, ini ialah permintaan.” Agen Domino99

Aksi itu dilakukan untuk menyuarakan nasib buruk pasiennya yang tak lagi bisa menggunakan layanan di pusat kesehatan, karna tak ada koneksi internet di Kashmir. pada hari Jumat (30/8), Omar mengatakan dirinya sempat dibawa ke kantor polisi Kothi Bagh, Kashmir pada saat akan menjalankan aksinya itu.

“Mungkin mereka (polisi) cukup khawatir karena kehadiran saya di sana sambil membawa poster akan menciptakan masalah hukum dan juga melanggar ketertiban,” katanya. Agen Bandarq

Meski tahu apa yang dilakukannya cukup berisiko, tapi Omar yakin aksinya akan menarik perhatian pihak berwenang untuk segera mengembalikan akses komunikasi dan internet di Kashmir. Omar juga mengungkapkan, akses internet adalah kebutuhan yang perlu dipenuhi supaya seluruh aplikasi dan sistem kesehatan di rumah sakit dapat berjalan dengan baik.

Baca Juga : Kartunis Ini Dipecat karena Gambar Trump Hendak Bermain Golf

Nonton Online Gratis: www.nof21.com

Menurut Omar, setiap harinya sangat banyak pasien yang berkunjung ke rumah sakit tempatnya bekerja, untuk dialisis atau kemoterapi. Keputusan pemerintah India untuk memutus akses komunikasi di Kashmir, memberi dampak langsung untuk aktivitas media di tempatnya bekerja. Bahkan, fasilitas kartu layanan kesehatan pun tak dapat diproses.

“Kami tak dapat memproses kartu Ayushman Bharat (kartu layanan kesehatan India),” ungkapnya. Lebih lanjut, Omar juga menyebutkan jika dalam kondisi tertentu mereka memerlukan kartu kesehatan menjadi sebagai prosedur melayani pasien yang tak mampu. Bandarq Online

Ahli urologi itu meninggalkan pekerjaannya di Rumah Sakit Jaslok Mumbai untuk melayani pasien di tempat kelahirannya yakni, Kashmir. Wakil Pengawas Medis Rumah Sakit SMHS, dr. Muneer Ahmad mengatakan, setiap akhir pekan Omar harus mengayuh sepeda sejauh 30 km lebih untuk tiba di kotanya, Sopore untuk melayani pasien tak mampu.

Omar lahir dari keluarga tenaga medis. Ayah Omar ialah seorang ahli onkologi, sementara ibunya ahli radiologi. Kedua orangtua Omar memiliki klinik pribadi di Bhagat Barzulla, Srinagar. Di klinik keluarga ini, pasien kurang mampu dapat pelayanan kesehatan gratis. Judi Uang Asli

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*