Penjualan iPhone Jeblok, Apple Justru Tertolong Apple Watch

Penjualan iPhone Jeblok, Apple Justru Tertolong Apple Watch

Apple baru saja melaporkan pendapatan kuarta ketiga fiskal yang telah mencakup periode tiga bulan, yaitu pada bulan April hingga Juni.

Melansir Phone Arena, Apple juga menyatakan jika pendapatan yang dicapai pada penjualan seluruh varian iPhone mencapai 25,99 miliar Dollar. Angka ini telah turun dari tahun lalu yang berhasil mencatat 29,47 miliar Dollar. Rasio penurunan ini cukup signifikan, yaitu 12 persen. Agen Poker

Penurunan ini jauh lebih besar dari apa yang diprediksi oleh para pakar di Wall Street. Bahkan pada rentang waktu 9 bulan, pendapatan Apple dari iPhone juga turun sangat tajam dari 128,1 miliar ke 109 miliar.

Kegagalan yang Mencetak Sejarah

Jebloknya penjualan iPhone ini juga ternyata menorehkan sejarah. Pasalnya, ini ialah pertama kalinya sejak tahun 2012 silam, penjualan iPhone tidak sampai 50 persen keseluruhan pemasukan Apple. BandarQ Online

Berdasarkan data, penjualan iPhone hanya berkontribusi sebanyak 48,3 persen saja terhadap total pendapatan Apple. Total pendapatan Apple sejumlah 53,8 miliar Dollar.

Pemasukan ini juga mendapatkan kontribusi dari penjualan iPad yang jadi penguasa pasar tablet pasca merilis dua model yaitu iPad Pro tahun lalu dan iPad Air baru pada bulan Maret lalu.

Baca Juga : Smartphone Oppo Ajukan Hak Paten Smartwatch dengan Layar Lipat

Nonton Gratis: www.nof21.com

Unit Apple Watch Jadi ‘Penyelamat’

Karena lesunya penjualan iPhone, Apple juga hanya bisa berharap pada unit Layanannya seperti Apple Music, Apple News+, Apple Arcade, AppleCare, ApplePay, App Store, iCloud, dan juga masih banyak lagi. Agen Domino99

Tapi, sumbangan signifikan datang dari segmen aksesoris canggih atau wearables. Dengan produk utama dari Apple Watch dan AirPods, produk aksesoris canggih Apple berada di puncak kejayaannya dengan mencetak pemasukan 5,53 miliar Dollar hanya dengan waktu tiga bulan saja.

Di periode yang sama tahun lalu, bahkan 4 miliar saja tidak tercetak. Jadi, ini ialah kenaikan yang sangat signifikan dan berjasa ‘menambal’ lesunya penjualan iPhone.

Penyebab Lesunya Penjualan iPhone

Disebut pada laporan Phone Arena, salah satu penyebab lesunya penjualan iPhone ialah matinya penjualan di negeri China. Pasalnya menguatnya Dollar sebagai buntut perang dagang AS Tiongkok ialah kambing hitamnya.

Hal ini juga dipicu dari pola pembelian individu yang makin skeptis dengan produk AS, terlebih pasca Huawei dimasukkan dalam black list entitas perdagangan AS.

Pendapatan turun juga terjadi di Eropa yang juga menjadi buntut banyaknya merek-merek baru seperti OnePlus dan juga Xiaomi yang menyerbu pasar benua biru. Agen Bandarq

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*