Manny Pacquiao Rampas Sabuk Juara Thurman Kelas Welter WBA

Manny Pacquiao Rampas Sabuk Juara Thurman Kelas Welter WBA

Manny Pacquiao menuntaskan janjinya mengalahkan Keith Thurman dalam perburuan gelar kelas welter WBA (super) di MGM Grand Garden Arena, Nevada, AS. Pacquiao menang angka atau split decision atas petinju  AS tersebut. Dua juri, yakni Dave Moretti dan Tim Cheatham memberi kemenangan Pacquaio dengan skor 115-112, sedangkan Glenn Feldman memberi skor 114-113 untuk Thurman.

Pacquiao membuktikan usia bukan halangan baginya memenangi gelar dunia ke-13, sekaligus mengotori rekor Thurman yang sebelumnya belum terkalahkan dari 30 laga; 29 menang, 22 diantaranya KO. Kini rekor Pacquaio 71 kali tanding; 62 menang, 7 kalah, dan 2 imbang. Petiunju legendaris Filipina itu sempat menjatuhkan Thurman di ronde pertama.

Catatan Guardian, mantan atlet basket itu keluar dengan cepat dan melepaskan hook kanan penuh tenaga namun meleset. Thurman membalas dengan mendaratkan kombinasi kanan-kiri yang bagus. Saling jual beli pukulan. Namun hook kanan Pacquiao mendarat di dagudan menjatuhkan Thurman dengan 20 detik tersisa di ronde pertama. Thurman berdiri dan melanjutkan pertandingan.

Ronde kedua juga masih milik Pacquiao. Thurman terpukul setelah terjatuh di ronde pertama dan banyak melepaskan pukulan kombinasi. Tapi Pacquiao banyak mendarat pukulan bertenaga disini. Lalu mendaratkan pukulan tangan kiri di 10 detik terakhir dan menuju ke sudut ring setelah bel berbunyi.

Pacquiao menyengat Thurman dengan pukulan keras, lalu melanjutkan dengan kombinasi di ronde ketiga dengan kecepatan dan kekuatan. Thurman mendarat beberapa pukulan ke tubuh. Setiap kali Thurman mencoba melakukan pukulan Manny Pacquiao siap dengan serangan cepat.  Kedua petinju kurang sibuk di ronde ini, namun Pacquiao tetap memegang kendali.

Thurman melakukan kerja terbaiknya di awal ronde ke empat dengan membuat Pacquiao bersandar di tali ring. Tapi Pacquiao mampu keluar dari tekanan dengan berbagai pukulan dan melepaskan pukulan dari semua sudut yang berbeda. Aktivitasnya membuat Thurman kewalahan yang sudah terlihat sedikit lelah dan berguncang menunduk dengan penjagaan ketat. Pacquiao terlalu sibuk dan kreatif untuk Thurman yang 10 tahun lebih muda darinya.

Pada ronde kelima, Thurman menekan Pacquiao kembali ke tali dan tidak membiarkannya lolos seperti sebelumnya. Namun, Pacquiao membalas dengan serangkaian kombinasi pada tubuh Thurman yang hidungnya mulai berdarah. Pacquiao mendarat serangkaian pukulan bertenaga di detik-detik terakhir, termasuk pkulan tangan kanan yang mengguncang Thurman.

Baca Juga: Negara Jepang Menyediakan Sewa Mobil Untuk Makan Siang
Nonton Online: www.nof21.com

Pacquiao terus menghancurkan Thurman di ronde keenam. Tapi, Thurman berusaha mendorong dan merangkul Pacquiao. Tapi Pacquiao melakukan pukulan dengan baik, menindaklanjuti dengan kombinasi. Sementara ronde ketujuh, Pacquiao sempat menyentak kepala Thurman dengan pukulan bertenaga, tetapi Thurman merespons dengan kombinasi yang lebih efektif dan serangan balik yang cekatan.

Ronde kedelapan sepertinya menjadi milik Thurman dengan sejumlah pukulan balasan dalam 10 detik terakhir. Performa bagus Thurman berlanjut di ronde kesembilan, dengan mendaratkan beberapa pukulan bertenaga di awal ronde. Thurman maju dan menekan Pacquiao.

Sebuah pukulan Pacquiao ke tubuh membuat Thurman goyah di ronde ke-10. Petinju Filipina itu bergegas untuk menyelesaikan pertarungan. Ada adu kepala, namun wasit Kenny Bayless tidak merespons. Pacquiao membuat Thurman menegalami kemundur dalam drama ronde ke-10.

Di ronde ke-11, Keith Thurman sempat membuat menyakiti Pacquiao dengan pukulan keras yang diikuti pukulan uppercut yang hebat. Thurman banyak mencetak angka dengan pukulan lurus dan jab. Thurman mengendalikan ronde ini. Pada ronde pamungkas, Pacquiao tidak mau mengambil risiko karena yakin unggul di kartu skor. Dia mengitari Thurman, melepaskan sejumlah pukulan tetapi tidak menekan untuk KO, sementara Thurman mencoba untuk maju dan melepaskan pukulan.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*