Makanan yang Dikonsumsi Juga Dapat Pengaruhi Emosi

Makanan yang Dikonsumsi Juga Dapat Pengaruhi Emosi

Makanan yang anda konsumsi juga dapat memiliki pengaruh yang sangat besar kepada kondisi tubuhmu. Hal ini juga menentukan kesehatanmu dan resiko penyakit apa yang mungkin muncul. Live Casino Online

Selama ini sangat banyak diketahui jika konsumsi makanan tertentu bisa cukup mempengaruhi kesehatan. Tapi ternyata makanan tertentu juga bisa membuatmu mengalami kondisi mental dan emosi tertentu.

Dilansir dari Medical Daily, sebuah penelitian yang terbaru mengungkap jika makanan yang anda konsumsi tidak hanya berpengaruh secara fisik saja. Lebih dari itu, makanan yang anda konsumsi ini dapat mempengaruhi mental dan emosi yang anda miliki.

Baca Juga : Bahan Makanan yang Tak Bakal Mengalami Kedaluwarsa

Nonton Online Gratis: www.nof21.com

Sejumlah penelitian mengungkap jika jenis makanan yang anda konsumsi dapat menentukan apakah anda bakal mengalami depresi atau tidak. Hal ini juga tentu harus membuatmu sangat berhati-hati untuk memilih makanan supaya dikonsumsi.

“Penelitian menunjukkan jika apa yang anda makan bakal sangat mempengaruhi mood,” ungkap Umadevi Naidoo, direktur Nutritional and Lifestyle Psychiatry di Massachusetts General Hospital, Boston. Bandar Casino Online

Makanan Kaya Serat Mengurangi Risiko Depresi

Penelitian lain yang dipublikasikan oleh European Journal of Nutrition dan Psychosomatic Medicine Journal menunjukkan kesimpulan yang sangat sama. Kedua penelitian ini mengungkap jika mengonsumsi sayur dan buah serta bahan makanan yang penuh serat menurunkan peluang seseorang mengalami depresi.

Beragamnya pilihan makanan kita dapat membuat pilihan yang menentukan mood ini sangat sulit untuk ditentukan. Tapi pola depresi cenderung muncul ketika mengonsumsi pola makan sehat muncul pada penelitian ini.

Usus Terhubung dengan Otak

Peneliti percaya jika usus kita terhubung dengan otak. Oleh karena ini, muncul hubungan antara bagaimana makanan yang kita konsumsi mempengaruhi mood yang dimiliki.

Pada penelitian terpisah yang diterbitkan dari Nature Microbiology, sekitar 2.000 mikrobioma orang dewasa dipelajari. Diketahui jika pada mereka yang menunjukkan tanda – tanda depresi, mereka mengalami kekurangan bakteri baik di bagian dalam perut.

“Kita tahu bahwa bakteri baik di usus memproduksi banyak neurotransmitter yang telah mempengaruhi mood seperti neurofiferin dan asam gamma-aminobutyrik,” kata Drew Ramsey, penulis buku Eat Complete. Casino Online Indonesia

Makanan Olahan Menyebabkan Masalah Kesehatan

Secara konsisten, penelitian sudah menunjukkan jika mengonsumsi makanan olahan dapat menyebabkan masalah kesehatan. Berbagai masalah seperti tingginya tingkat kolesterol, gula darah, serta masalah metabolisme lain.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh European Journal of Nutrition, seseorang yang mengonsumsi makanan olahan memiliki risiko tinggi mengalami depresi. Diketahui jika terdapat perbedaan sebesar 33 persen dibanding mereka yang mengonsumsi makanan ini dalam jumlah minimal.

“Makanan ini cenderung kekurangan berbagai nutrisi penting seperti asam lemak omega 3 dan vitamin B yang memiliki peran krusial pada kesehatan otak,” kata Samantha Heller, pakar nutrisi dari New York.

Makanan olahan ini cenderung kekurangan serat dibanding pada makanan yang diolah dengan alami. Oleh karena ini, mengonsumsi makanan ini dapat membuat mood yang kamu miliki menurun secara drastis. Casino Online Terpercaya

1 Trackback / Pingback

  1. McDonald's India Diboikot karena Tampilkan Logo Halal | TulisSaja

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*