Ikan Pari Raksasa Terperangkap Jaring Nelayan

Ikan Pari Raksasa Terperangkap Jaring Nelayan

Ikan Pari Raksasa Terperangkap Jaring Nelayan

Empat nelayan lokal di muara Sungai Lundu di Sarawak, Malaysia, menjaring spesimen langka, ikan pari air tawar yang sangat besar. Ikan pari itu berukuran lebar 4 meter dan beratnya 280 kilogram, setara berat lima orang dewasa.

Nelayan Azeri Hipni, dari Kampung Stunggang Lundu, mengatakan kepada Astro Awani, mereka terbiasa mengangkut ikan pari besar dari sungai, tetapi itu adalah pertama kalinya mereka menangkap ikan sebesar ini.

“Kami butuh satu setengah jam untuk bertengkar dengan ikan pari yang berjuang sebelum kita akhirnya bisa membawanya kembali ke dermaga nelayan di Lundu,” kata Azeri dilansir dari Asia One, Sabtu (16/5).

Azeri menambahkan, dia dan teman-temannya kelelahan karena ikan pari raksasa telah melakukan perlawanan sengit. Namun, mereka juga sangat gembira karena dianggap sebagai berkah dan pemeliharaan yang tak terduga untuk mata pencaharian mereka selama bulan Ramadan.

Ikan pari atau Urogymnus polylepis, atau lebih dikenal sebagai ikan pari air tawar raksasa, mungkin merupakan ikan air tawar terbesar di dunia. Tetapi tidak diketahui berapa banyak ikan pari raksasa yang tersisa di alam liar, habitat mana yang mereka sukai, atau apakah mereka pernah menjelajah ke laut seperti kerabat mereka yang lebih terkenal.

Ikan purba ini, mulai dari warna coklat hingga abu-abu, telah dikenal untuk mencari sistem sungai di negara-negara Asia Tenggara seperti Thailand, Kamboja, Malaysia dan Indonesia.

Meskipun ikan pari memiliki sifat ingin tahu dan biasanya tidak menyerang manusia, mereka bisa tiba-tiba berubah menjadi sangat agresif ketika mereka merasakan bahaya nyata.

Duri tajam di pangkal ekornya dapat dengan mudah menembus kulit dan tulang manusia , seperti panah berburu. Stinger ini, yang bisa tumbuh hingga 15 inci, bisa memasukkan racun ke dalam luka korban. Tetapi yang terbaik adalah menjaga jarak yang aman ketika Anda menemukan ikan pari di sungai atau laut.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*