Efek Penyalahgunaan Ganja, dari Otak hingga Paru-paru

Efek Penyalahgunaan Ganja, dari Otak hingga Paru-paru

Pekan ini media telah diramaikan dengan pemberitaan aktor Jefri Nichol yang ditangkap karena memiliki ganja. Narkoba yang berasal dari tanaman Cannabis sativa ini mengandung bahan aktif di antaranya tetrahydrocannabinol (THC) yang bisa memabukkan, membuatnya digolongkan sebagai obat psikotropika. Bandarq Online

Banyak orang menggunakan ganja untuk membuat mereka merasa santai atau sangat bahagia (high). Ganja sering kali diisap seperti rokok pipa atau rokok lintingan. Selain itu, ada juga yang menggunakan ganja untuk campuran bahan makanan juga diseduh menjadi teh.

Beberapa daerah di Indonesia terkenal menggunakan sedikit ganja sebagai bumbu tambahan pada masakan tradisional mereka. Sementara ini, di sejumlah negara bagian di AS, ganja diperbolehkan dikonsumsi untuk kebutuhan medis.

Lalu, apa bahaya ganja? Dokter Kevin Adrian pada keterangan pers, Sabtu, menjelaskan ganja untuk dosis berlebih berdampak buruk untuk tubuh. Apa saja efeknya?

  1. Paru-paru

Menurut beberapa penelitian, kandungan tar pada ganja hampir tiga kali lipat lebih tinggi dari tembakau. Selain itu, asap ganja juga bisa diduga memiliki kandungan zat penyebab kanker 70 persen lebih banyak dari asap rokok tembakau. Judi Uang Asli

Oleh karena itu, risiko Anda terkena kanker paru-paru pun sangat tinggi, terutama jika pemakaian ganja pada waktu lama, meski hal ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Jika Anda merokok dengan campuran ganja dan tembakau, risiko penyakit paru-paru juga akan lebih tinggi.

  1. Otak

Terlalu lama menggunakan ganja bisa menyebabkan gangguan pada kemampuan berpikir, kehilangan memori, dan juga menghambat fungsi otak. Penelitian dengan memanfaatkan pemindaian MRI otak menunjukkan jika adanya perubahan struktur di bagian tertentu juga otak pengguna ganja dalam jangka panjang. Perubahan ini juga memengaruhi kinerja otak.

Baca Juga : Patah Hati Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Seseorang

Nonton Online: www.nof21.com

  1. Sistem peredaran darah

Beberapa saat setelah mengisap ganja, detak jantung Anda juga akan bertambah 20-50 denyut per menit. Efek ganja ini akan berlangsung sampai tiga jam. Untuk penderita penyakit jantung, detak jantung yang lebih cepat ini juga bisa meningkatkan risiko serangan jantung. Agen Poker

Selain itu, ganja juga bisa menyebabkan naiknya tekanan darah dalam jangka pendek, risiko perdarahan, dan membuat mata menjadi merah karena pembuluh darah diperlebar.

  1. Sistem pencernaan

Mengisap ganja bisa menyebabkan rasa menyengat atau sensasi terbakar (rasa perih) di mulut dan juga tenggorokan.

Untuk ganja yang dikonsumsi secara ditelan (oral) makan dapat menimbulkan mual dan muntah. Namun pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi, efek ganja justru terlihat bisa mengobati gejala mual dan juga muntah. Agen Domino99

 

 

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Misteri tubuh manusia : alasan kenapa Anda punya Double Chin | TulisSaja
  2. Turis Wanita Inggris yang Mengaku Diperkosa Sudah Ditangkap | TulisSaja

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*