Cegah Alergi, Beri Makan Kacang pada Anak Sejak Bayi

Cegah Alergi, Beri Makan Kacang pada Anak Sejak Bayi

Salah satu masalah makanan yang biasa dialami dari anak selain pilih-pilih makanan ialah berupa alergi. Masalah alergi ini juga bisa membuat orang tua pusing tujuh keliling terutama dalam memilih menu bagi si kecil. Casino Online Indonesia

Alergi makanan ini tidak hanya mempengaruhi pola makan anak semata tapi juga cara tubuh mereka melawan penyakit tertentu. Para anak penderita alergi ini dua hingga empat kali lipat lebih rentan mengalami kondisi lain seperti asma dan juga ruam.

Hingga pada saat ini, diketahui bahwa terdapat 170 alergi makanan yang dimiliki seseorang. Beberapa penyebab alergi paling banyak adalah kerang, ikan, kacang, telur, susu, kedelai, dan gandum. Agen Bola Terpercaya

Baca Juga : Misteri tubuh manusia : alasan kenapa Anda punya Double Chin

Nonton Online Gratis: www.nof21.com

Tapi rupanya terdapat cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya sejumlah alergi pada makanan tertentu. Orangtua bisa membantu anak terhindar dari alergi kacang dengan cara membuat mereka mencicipi makanan tersebut lebih awal.

  1. Resiko Lebih Rendah

Peneliti juga menyebut jika mereka yang mengonsumsi protein kacang secara rutin pada waktu masih kecil memiliki risiko alergi cukup rendah. Orangtua bisa memberi anak makanan berupa selai kacang untuk membiasakan mereka dengan makanan ini.  Casino Uang Asli

Jenis makanan ini tergolong aman bahkan untuk anak usia empat hingga enam bulan. Laporan tersebut merekomendasikan untuk memberi 8 gram kacang atau satu sendok teh selai kacang pada anak-anak setidaknya dua kali dalam seminggu.

  1. Cegah Munculnya Alergi

“Untuk mencegah berkembangnya alergi kacang, masuk akal untuk mengenalkan balita dengan protein kacang yang lebih aman (contohnya pasta, selai, atau bubuk) menjadi makanan pertama,” terang pernyataan tersebut.

  1. Tak Bisa Diterapkan pada Semua Bayi

Jika begitu, penting juga untuk mempertimbangkan sejumlah kondisi sebelum mengenalkan bayi pada kacang. Bayi yang didiagnosis dengan ruam yang parah juga memiliki peluang lebih tinggi mengalami alergi kacang.

Orangtua sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter spesialis untuk mengecek kondisi bayi sebelum memberi mereka makanan yang juga mengandung kacang. Hal yang sama juga bisa diterapkan kepada bayi dengan alergi telur. Tapi bayi yang memiliki ruam tidak terlalu parah disarankan mengonsumsi protein kacang di rumah untuk mencegah alergi. Bandar Casino Online

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*