Waktu Jemur Terbaik di Bawah Sinar Matahari

Waktu Jemur Terbaik di Bawah Sinar Matahari

Pada saat udara sedang dingin seperti saat ini, berjemur pada bawah sinar matahari merupakan hal yang biasa kita lakukan. Untuk berjemur di bawah sinar matahari, sebaiknya pada pukul 9 ketika sinar ultaviolet B (UVB) dari matahari terbentuk sempurna, yang sangat bermanfaat untuk tubuh.

“Yang (tubuh) kita perlukan itu sinar UVB dari sinar matahari, bukan ultraviolet A (UVA) maupun ultraviolet C (UVC). Sinar UVB itu di atas pukul 9,” kata dokter spesialis penuaan (geriatri) Siti Setiati saat ditemui di Kementerian Kesehatan.

UVB punya manfaat besar karna mengandung vitamin D yang dibutuhkan tulang. Vitamin D alami dari matahari ini melindungi tulang dari pengeroposan dan membuat tulang sehat.

Baca Juga : Kesehatan Otak Ibu dan Janin Sehat Saat Hamil? Konsumsi Ikan

Nonton Online: www.nof21.com

Sinar UVB matahari juga merangsang sel-sel kulit untuk memproduksi vitamin D. Anda pun juga tak perlu suplemen vitamin D, seperti obat-obatan atau vitamin untuk pertumbuhan tulang. Tak perlu suplemen kan. Ini (jemur badan di bawah sinar matahari) mendapatkan vitamin D alami dan sehat,” Siti katakan.

Siti menekankan, pada saat berjemur tak boleh terlalu lama. Waktu berjemur bisa 10-15 menit di atas pukul 9. Tapi, di atas pukul 11, lama waktu berjemur 3 menit.

“Semakin ke atas (waktunya), sinar UVB maka akan mulai menurun. Saya, misalnya, jemur badan di atas pukul 11,ya cuma 3 menit saja. Kalau pukul 10 masih 5 menit,” kata Siti yang berpraktik di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.Bagian tubuh yang dianjurkan terkena paparan sinar matahari UVB meliputi tangan, lengan, wajah, punggung, dan kaki.

“Biasanya orang suka takut hitam kulitnya jika kena sinar matahari. Tapi lakukan (jemur badan) cukup tiga kali seminggu. Murah meriah mendapatkan vitamin D dari sinar matahari,” tandasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*