Partai Oposisi Paling Terkuat di Thailand Dibubarkan

Partai Oposisi Paling Terkuat di Thailand Dibubarkan

Tulissaja.com – Mahkamah Konstitusi untuk Thailand kemarin telah memerintahkan pembubaran Raksa Chart Party partai oposisi ini sempat mencalonkan Putri Ubolratana, kakak Raja Thailand, sebagai perdana menteri.

“Pengadilan sudah memerintahkan supaya partai dibubarkan,” kata Taweekiet Meenakanit, hakim kasus itu. Mahkamah juga melarang 14 eksekutif partai dari kegiatan politik selama satu dekade. Agen Domino

Putusan ini terhadap partai klan Thaksin Shinawatra itu diberikan oleh komite yang terdiri dari sejumlah sembilan orang hakim. Terkait pembubaran, seluruh hakim bersuara bulat. Namun mengenai pelarangan aktivitas politik bagi pimpinan partai diajukan hanya tiga orang saja, sebagaimana dikutip dari Tulissaja.com pada Kamis (7/3).

Saat sidang berlangsung, kepolisian Thailand sudah menerjunkan lebih dari 1.000 petugas di dalam juga sekitar pengadilan, mengamankan daerah itu sebelum putusan muali dikeluarkan.

Pemimpin Raksa ChartParty, Preechapol Pongpanich mengatakan kepada media bahwa partainya harus menerima putusan ini. Agen Poker

“Kami semua memiliki niat yang baik untuk negara ini,” kata Preechapol.

Sementara ini, pendukung tampak menangis. Mereka mengatakan akan mendukung partai oposisi yang lainnya.

Sebagaimana diketahui jika Raksa Chart Party bukanlah satu-satunya partai yang memiliki kedekatan dengan clan Thaksin Shinawatra. Terdapat partai lain namun sangat kecil. Mereka memiliki posisi yang sama juga usaha mengalahkan mantan pemimpin junta militer Prayut Chan-o-cha.

“Struktur polarisasi di Thailand dengan adanya Thaksin juga apa yang mereka perjuangkan sebagai “garis patahan” juga kurang lebih sama,” ujar Thitinan Pongsudhirak, ilmuwan politik dari Universitas Chulalangkorn.

Thitinan juga menggaris bawahi jika pelarangan Raksa Chart Party bukan berarti akan menambah suara untuk partai pro-militer. Judi Uang Asli

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*