Mengapa Amerika Serikat Sisakan 200 Tentara di Suriah?

Mengapa Amerika Serikat Sisakan 200 Tentara di Suriah?

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sudah mengumumkan akan meninggalkan 200 tentara untuk di Suriah setelah penarikan pasukan mundur besar-besaran. Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders pada pernyataannya mengatakan, “Kelompok kecil penjaga perdamaian yang juga terdiri dari 200 orang akan tetap berada di Suriah pada jangka waktu tertentu,” demikian yang di laporkan kantor berita the Associated Press, seperti dilansir Tulissaja.com. Agen Poker

Pernyataan Sanders ini tidak menjelaskan lebih jauh tentang alasan untuk penempatan 200 tentara itu dan Gedung Putih tak segera menjawab klarifikasinya. Bulan lalu Donald Trump menyampaikan pengumuman yang mengejutkan penarikan mundur pasukan Amerika Serikat dari Suriah untuk alasan ISIS yang sudah dikalahkan. Meski begitu untuk sejumlah operasi militer melawan ISIS masih saja berlangsung. Trump kala itu mengatakan 2.000 pasukan AS di Suriah sudah tak diperlukan lagi.

Keputusan Trump ini memicu pertentangan dari pemerintahan sampai akhirnya Menteri Pertahanan Jim Mattis langsung mengundurkan diri. Di medan pertempuran penarikan mundur pasukan Amerika Serikat bisa menimbulkan kekosongan dan bisa membuat ISIS kembali jaya dan bangkit. Selain itu Rusia dan Iran juga akan kian kuat menancapkan pengaruhnya pada Suriah. Judi Uang Asli

Bahkan senator dari South Carolina Lindsey Graham yang selama ini dikenal sangat dekat dengan Trump di kubu Republik, menyebut keputusan Trump ini adalah yang paling bodoh dari yang sudah dia dengar Agen Bandarq.

Mundurnya pasukan AS dari Negara Suriah akan membuat sekutu AS di juga disana rentan. Pasukan AS saat ini masih dikerahkan supaya menyokong Pasukan Demokratik Suriah (SDF), kelompok oposisi pemerintah Suriah, untuk melawan sisa-sisa ISIS. Dalam melawan ISIS, SDF juga dibantu oleh pasukan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi.

SDF selama ini sudah terbukti sekutu yang sangat diandalkan AS melawan ISIS. SDF kini menguasai wilayah sebelah timur dan utara Suriah. Tapi hubungan mereka selanjutnya ini pemerintah Suriah di bawah Basyar al-Assad masih saja belum jelas. Sementara Turki menganggap sebuah pasukan Kurdi mengancam wilayah teritorial mereka

Amerika Serikat dan Turki juga sudah membahas soal zona aman di bagian Suriah untuk menghindari bentrokan senjata antara mereka dengan pasukan AS yang mendukung milisi Kurdi. Agen Domino99

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*