Mantan Presiden Sudan Umar al-Bashir Dipindahkan ke Penjara

Mantan Presiden Sudan Umar al-Bashir Dipindahkan ke Penjara

Mantan Presiden Sudan Umar al-Bashir yang baru dikudeta dari jabatannya kemarin dipindahkan ke Penjara Kobar di Ibu Kota Khartoum. kabar itu disampaikan dari dua sumber dari keluarga Bashir.

Dilansir dari laman Tulissaja, Rabu (17/4), Bashir yang juga sudah berkuasa hingga 30 tahun itu ditahan dengan pengawalan yang sangat ketat di sel tersendiri.

Menurut keterangan keluarga, sejak dimakzulkan Kamis lalu Bashir ditahan dalam pengawalan ketat di kediaman presiden yang terletak di kompleks Kementerian Pertahanan. Bashir dilengserkan militer setelah selama enam pekan rakyat berunjuk rasa di seantero negeri untuk menuntut dia mundur.

Baca Juga : Orang Terkaya Ini Malah Kehilangan Rp 9,8 Triliun

Setelah Wakil Presiden sekaligus Menteri Pertahanan Awad Ibn Auf mengumumkan mengambil alih dan membentuk Dewan Militer yang memimpin negara, rakyat masih tetap berunjuk rasa dan menuntut pembentukan segera pemerintahan sipil. Hanya selang hitungan jam, Auf yang dikenal sebagai orang dekat Bashir juga mundur dan digantikan oleh Abdul Fatah al-Burhan.

Asosiasi Kaum Profesional Sudan yang menjadi motor unjuk rasa sudah menyampaikan sejumlah daftar tuntutan perubahan untuk mengatasi adanya krisis ekonomi.

Mereka juga sudah menyerukan dewan militer dibubarkan dan segera membentuk kembali pemerintahan sementara gabungan sipil juga perwakilan militer. Kemarin Burhan juga mengumumkan pemecatan sebanyak tiga jaksa tinggi setelah pendemo menuntut lembaga peradilan direformasi.

Nonton Online Gratis: www.nof21.com

1 Trackback / Pingback

  1. Kelompok Militan Komunis di Suriah yang Jadi Sekutu Amerika | TulisSaja

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*