Maduro : Pemadaman Listrik Dilakukan Penembak Jitu Bayaran

Maduro : Pemadaman Listrik Dilakukan Penembak Jitu Bayaran

Presiden Venezuela Nicols Maduro telah menuduh pemadaman listrik besar-besaran yang terakhir terjadi dilakukan dari serangan penembak jitu pada bagian penting dari infrastruktur energi Venezuela.Penembak jitu itu, kata beliau, adalah tentara bayaran “kiriman militer asing pendukung kudeta”, demikian sebagaimana dikutip dari Tulissjaa.com.

“Mereka tahu apa yang mereka serang. Hanya kekaisaran dari Amerika Utara yang memiliki sedikit kebencian, kejahatan di dalam otaknya, dan kesesatan untuk memerintahkan serangan seperti ini,” kata Maduro, mengklaim tembakan dari penembak jitu memicu kebakaran di gardu listrik.

“Ini adalah perang total. Karena mereka tak dapat menyerang negara. Mereka sudah memutuskan untuk merusak, merusak, merusak,” tambah pemimpin otoriter Venezuela itu. Agen Domino.

Menurut para pengamat, wawancara telepon Maduro dengan televisi pemerintah yang tak dapat ditonton oleh banyak orang Venezuela karena akses listrik yang sudah terputus dimaksudkan untuk meyakinkan rakyat yang dikontrol oleh pemerintahannya.

“Saya bukan seorang pengecut atau yang lemah, dan saya tak akan mengabaikan tanggung jawab saya,” Maduro bersikeras, menambahkan bahwa dia belum tidur sejak pemadaman listrik terbaru sudah dimulai.

Baca Juga : Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Sebut Pemilu Dicurangi

Tak kurang dari sehari setelah wawancara yang terputus-putus via telepon itu, Maduro juga mengunggah hasil rekaman video terkait di akun social media Twitter-nya. Maduro mengakui “kerusakan luar biasa” sudah terjadi pada jaringan listrik nasional, dan juga meminta rakyat Venezuela untuk berdoa Judi uang Asli.

“Semua orang harus tahu jika kerusakan akibat sabotase ini lebih parah daripada yang biasa dibayangkan oleh Venezuela,” katanya, seraya menyebut perbaikan listrik juga akan dilakukan pada beberapa hari ke depan.

Berkebalikan dengan klaim Maduro, dengan para ahli meyakini jika pemadaman listrik yang kian meluas di Venezuela pada pekan ini, ialah konsekuensi dari praktik korupsi selama bertahun-tahun, dan juga kurangnya investasi.

“Ada perang listrik terhadap Venezuela, tapi itu dilakukan oleh pemerintahan Maduro,” kata Jos Aguilar, seorang konsultan dari energi Venezuela.

Dia juga menyanggah pendapat Maduro jika “kekaisaran jahat” harus disalahkan atas krisis listrik di Venezuela, juga memperingatkan pemadaman nasional mungkin menjadi hal normal yang sangat baru bagi rakyat setempat.

“Ini akan terjadi berulang-ulang, karena dengan setiap pemadaman, jaringan listrik menjadi lebih tegang, dan juga akan lebih banyak kemungkinan gardu-gardu terbakar,” ujar Aguilar.

Sebelumnya, Maduro juga menuding terjadi serangkaian “serangan teroris brutal” yang didalangi oleh pimpinan Donald Trump dan pemimpin oposisi, Juan Guaido, yang kini diakui oleh sebagian besar negara Barat sebagai presiden sementara Venezuela Bandarq online.

“Itu adalah pengeboman oleh musuh, dan Anda tentu meyakini bahwa Donald Trump memiliki andil pada hal ini. Donald Trump terobsesi dengan Venezuela,” kata Maduro pada sebuah pidato, belum lama ini.

Sementara ini, pada hari Kamis, pengawas keuangan umum di pemerintahan Maduro mengumumkan bahwa “atas tindakan melawan pemerintahan sah”, Juan Guaido dilarang memegang jabatan publik selama kurang lebih 15 tahun ke depan.

Elvis Amoroso, sekutu penting Maduro, menuduh Guaido “merebut fungsi publik dan juga melakukan kongkalikong dengan pemerintah asing”, yang sudah melukai rakyat Venezuela.

Nonton Online: www.nof21.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*