Kim Jong-nam Diduga Adalah Informan CIA

Kim Jong-nam Diduga Adalah Informan CIA

Kim Jong-nam yang meninggal dibunuh di Malaysia pada tahun 2017 diduga sebagai informan untuk Badan Intelijen Amerika Serikat atau CIA. Kabar ini telah diungkap oleh harian the Wall Street Journal. Surat kabar ini mengutip “narasumber anonim yang memahami masalah ini” menjelaskan banyak detail hubungan Kim Jong-nam dengan CIA. Tapi, banyak di antara informasi itu adalah bersifat samar, dikutip dari Tulissaja. Casino Online Terpercaya

Sumber ini mengatakan bahwa Kim Jong-nam sering berkontak dengan dinas keamanan negara lain, khususnya seperti China. Wall Street Journal melanjutkan, Kim Jong-nam dibantu bukti melakukan perjalanan ke Malaysia pada bulan Februari 2017 supaya bertemu dengan kontak CIA-nya, meskipun itu mungkin bukan satu-satunya tujuan dari perjalanan tersebut.

Tak jelas apakah pertemuan dari Kim Jong-nam dengan kontak CIA-nya berhasil terlaksana. Tapi satu hal yang pasti, kakak tiri Kim Jong-un itu meninggal setelah dua perempuan meracuninya dengan racun saraf VX di Bandara Internasional Kuala Lumpur. Kedua wanita ini, yang sempat ditangkap dan disidangkan atas tuduhan pembunuhan, sudah dibebaskan oleh peradilan Malaysia pada tahun ini. Keduanya diyakini dijebak dari dalang sebenarnya untuk melakukan pembunuhan tersebut. Live Casino Online

Siti Aisyah yang berasal dari Indonesia telah menerima putusan discharge not amounting to an acquittal (dibebaskan dari persidangan dan dilepaskan dari penahanan) pada bulan Maret 2019. Sementara Doan Thi Huong asal Vietnam divonis dengan dakwaan baru yang lebih ringan. Hakim memberikan vonis 3 tahun 4 bulan penjara terhitung tanggal penangkapan Doan Thi Huong, yaitu 15 Februari 2017.

Baca Juga : Jack Ma Pensiun, Ingin Kembali Jadi Guru Bahasa Inggris
Nonton Online Gratis: www.nof21.com

Hukuman penjara Doan Thi Huong habis pada setidaknya tahun 2020. Namun, karena dikurangi hak remisi sepertiga dari total hukuman, ia bebas pada awal Mei 2019 dan kembali ke Vietnam, kata pengacara Doan, Hisyam Teh Poh Teik. Dugaan jika Kim Jong-nam ialah informan CIA belum bisa terkonfirmasi secara independen, Reuters juga melaporkan. Sementara CIA telah menolak untuk berkomentar, NDTV India melaporkan. Bandar Casino Online

Tetapi, Anna Fifield, kepala biro Washington Post di Beijing, dalam bukunya The Great Successor menulis, “King Jong-nam [sic] menjadi informan CIA. Saudaranya (Kim Jong-un) juga pasti akan menganggap jika berbicara dengan mata-mata Amerika sebagai tindakan yang sangat berbahaya. Namun King Jong-nam memberikan informasi untuk mereka, biasanya bertemu dengan penangannya di Singapura atau Malaysia.”

The Wall Street Journal dalam laporannya menulis, “Beberapa mantan pejabat AS juga mengatakan saudara tiri, yang sudah  tinggal di luar Korea Utara selama bertahun-tahun dan tak memiliki basis kekuatan yang dikenal di Pyongyang, tak mungkin bisa memberikan rincian tentang pekerjaan untuk negeri negara yang penuh dengan rahasia itu.”

Beberapa mantan pejabat juga telah mengatakan jika Kim Jong-nam hampir pasti sudah melakukan kontak dengan dinas keamanan negara-negara lain, seperti China, ujar jurnal itu. Para pejabat Korea Selatan dan AS telah mengatakan pihak berwenang Korea Utara memerintahkan pembunuhan terhadap Kim Jong-nam, yang sudah mengkritik pemerintahan dinasti keluarganya. Pyongyang membantah tuduhan itu. Casino Online Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*