Enam Hari Berturut Ribuan Warga Aljazair Tuntut Presiden

Enam Hari Berturut Ribuan Warga Aljazair Tuntut Presiden

Sudah enam hari berturut-turut hingga ratusan ribu orang turun ke jalan-jalan di Aljazair untuk menuntut pengunduran diri Presiden Abdelaziz Bouteflika. Diperkirakan jumlahnya mencapai hampir kurang lebih satu juta orang yang berkumpul di ibu kota, Aljir Agen Poker.

Tulissaja yang dikutip Sabtu (30/3) melaporkan, jika pekan ini seorang jenderal angkatan darat, Letjen Ahmed Gaed Salah, menyerukan supaya posisi presiden dikosongkan. Tetapi partai-partai oposisi di Aljazair mengatakan tak akan menjamin pemilihan yang bebas.

Polisi Aljazair menembakkan gas air mata ke arah kerumunan ketika mereka berusaha mencapai kediaman kepresidenan, kata wartawan BBC Mohamed Arezki Himeur, di Aljir Agen Domino.

Seruan baru ini adalah perubahan rezim muncul hanya beberapa hari setelah Letjen Gaed Salah menuntut agar Bouteflika dinyatakan tak layak untuk memerintah.Apa yang Diinginkan Para Pendemo?

Baca juga : Teroris Selandia Baru dengan Kelompok Ekstrem Kanan

Demonstrasi terhadap Bouteflika dimulai bulan lalu setelah presiden, yang jarang terlihat di depan umum karena menderita stroke pada tahun 2013, mengumumkan jika ia akan mencalonkan diri lagi untuk masa jabatan berikutnya.

Sebagai tanggapan, presiden setuju untuk tak mencalonkan diri untuk masa jabatan kelima dalam pemilihan mendatang, yang sudah ditunda. Namun langkah ini ternyata tak berjalan dengan baik, para pemrotes mengatakan keputusannya ini tidak mencalonkan diri adalah tindakan sinis untuk memperpanjang kekuasaannya selama 20 tahun Judi uang Asli.

Mereka sekarang menyerukan lengsernya presiden ataupun juga seluruh generasi pemimpin politik Aljazair, termasuk mereka yang dicalonkan supaya menggantikannya.

Pada protes di Aljir, salah satu anggota kerumunan, yang bernama Ali, mengatakan: “Kami hanya memiliki satu kata untuk dikatakan hari ini, semua geng harus segera pergi, pertandingan sudah berakhir Bandarq online.

Nonton Online: www.nof21.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*