Brunei Tunda Hukum Rajam Sampai Mati untuk Gay

Brunei Tunda Hukum Rajam Sampai Mati untuk Gay

Brunei Darussalam sedang menunda penerapan klausul undang-undang syariah baru, salah satunya rajam sampai mati untuk seorang seks gay. Sultan Hassanal Bolkiah memperpanjang moratorium hukuman mati pada undang-undang tersebut.

Dalam sebuah pidato, sultan menyadari ada “banyak pertanyaan dan kesalahpahaman” mengenai implementasi undang-undang itu. Tak jelas berapa lama moratorium itu akan berlaku. Demikian dilansir Tulissaja pada Senin (6/5) Casino Online Indonesia.

Pidato ini adalah pertama kalinya sang Sultan berbicara di depan umum tentang undang-undang baru sejak diperkenalkan. Sebelumnya ada undang-undang baru, homoseksualitas sudah ilegal di Brunei yang mayoritas muslim, dan bisa mendapatkan hukuman hingga 10 tahun penjara. Muslim membentuk sekitar dua pertiga dari populasi negara itu dari total 420.000 jiwa.

Di bawah undang-undang syariah yang baru (diperkenalkan pada tahun 2014 dan diimplementasikan penuh pada 2019), pria yang dituduh melakukan hubungan seks gay terancam akan dihukum rajam sampai mati jika mereka mengakui perbuatan atau terlihat melakukan tindakan oleh empat orang saksi Live Casino Online.

Hingga sampai saat ini, belum jelas bagaimana prosedur peradilan hingga vonis penghukuman itu bakal terlaksana jika pada akhirnya diimplementasikan. Tapi, regulasi terlanjur telah memicu kecaman dan protes internasional, figur ternama dunia, termasuk yang datang dari Kantor Komisaris Tinggi HAM PBB.

Di sisi lain, meski Brunei menerapkan hukuman mati pada hukum pidananya, negara kaya minyak ini belum pernah melakukan eksekusi sejak 1957 –saat itu Brunei masih menjadi protektorat Inggris dan baru merdeka pada 1984– menjadikannya adalah salah satu negara abolitionist in practice selama lebih dari enam dekade Casino Uang Asli,

Brunei Darussalam pertama kali memperkenalkan hukum syariah pada 2014 meskipun ada kecaman yang meluas.Pemberlakuan ini menjadikan Brunei negara yang telah menerapkan sistem hukum pidana ganda dengan mengkombinasikan prinsip dari Syariah dan Common Law. Sultan pada saat itu mengatakan jika sistem hukum pidana ganda akan berlaku penuh untuk selama beberapa tahun.

Baca Juga : Video Intim Lewis Hamilton dan Mantan Kekasih Menyebar di Internet

Fase pertama, yang mencakup kejahatan yang bisa dihukum dengan hukuman penjara dan denda (praktik penghukuman Common Law), dilaksanakan pada tahun 2014.

Brunei Darussalam kemudian menunda memperkenalkan dua fase terakhir, yang juga mencakup kejahatan dan dapat dihukum dengan amputasi hingga rajam (praktik penghukuman Hukum Syariah) –sampai kemudian pemerintah merilis sebuah pernyataan di situs webnya yang mengatakan jika hukum pidana syariah akan sepenuhnya diterapkan pada tanggal 03 April hari Rabu 2019 Judi Casino Online

Undang-undang syariah ini juga melarang aktivitas lain, seperti mencuri dengan ancaman hukuman potong tangan hingga aborsi dengan ancaman cambuk di publik. Tindakan zinah, sodomi, perkosaan hingga penistaan agama juga dilarang dengan ancaman maksimal hingga hukuman mati. Hukuman untuk seks lesbian (sesama perempuan) cenderung lebih ringan, tetapi mereka masih bisa dicambuk hingga 40 kali dan juga dipenjara selama 10 tahun.

Nonton Streaming Gratiswww.nof21.com

 

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Politik Uang Dan Mesin Hitung Suara Warnai Pemilu Filipina | TulisSaja
  2. 10 Kota dengan Gaji Karyawan Terbesar di Dunia | TulisSaja

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*