Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Serangan Stroke Tak Langsung Ditangani

Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Serangan Stroke Tak Langsung Ditangani

Tulissaja.com – Serangan stroke adalah gangguan fungsi otak yang sangat membahayakan nyawa. Hal ini juga terutama terjadi jika tidak dilakukan penanganan yang cepat dan tepat. Biasanya serangan stroke ini terjadi dengan mendadak dan juga dapat berlangsung selama 24 jam atau lebih. Ketika serangan ini telat ditangani, seseorang juga bisa mengalami penyempitan hingga pembuluh darah yang pecah.

“Jika tak dikendalikan atau diobati dapat memperburuk dan terjadi penyempitan juga pecah pembuluh darah. Segera bawa ke rumah sakit yang terdekat dan diutamakan rumah sakit yang mempunyai dokter spesialis saraf juga fasilitas bagian stroke. Waktu yang tepat akan menyelamatkan otak,” ungkap juga dokter spesialis saraf Dewanta pada keterangan pers kepada Tulissaja.com.

Anda juga harus meperhatikan gejala awal dari stroke berupa rasa kantuk yang sangat berat atau hilang pusing, kesadaran, kesemutan, dan mati rasa separuh badan. Gejala lain, yakni gangguan penglihatan pada satu atau dua mata. Anda perlu lebih waspada, itu adalah serangan awal stroke, ujar Dewanta, yang sehari-hari berpraktik di Siloam Hospitals Bogor, Bandung. Live casino Online

Pertolongan yang sangat akurat dan cepat harus segera dilakukan supaya menghindari kematian atau kecacatan. Dewanta juga menambahkan, setiap menit keterlambatan pertolongan bertujuan otak tidak kekurangan darah. Kalau terlambat berarti 1,9 juta sel otak dan serabut otak akan mati, papar dia.Kecenderungan stroke juga dipicu dari faktor keturunan atau genetik.

Untuk beberapa kasus, stroke yang terjadi dialami anak-anak atau remaja. Biasanya karena ada arteri vena malformasi atau aneurisma berupa kelainan dari pembuluh darah otak. Casino Uang Asli Faktor lain yang memicu stroke yaitu kegemukan (obesitas), merokok, stres, pola hidup tidak sehat, dan alcohol. Semua ini bisa dikendalikan dengan menjalankan pola hidup sehat

Agar terhindar dari stroke, Dewanta juga menganjurkan, hentikan kebiasaan merokok, konsumsi makanan sehat kolestrol dan rendah lemak jenuh, menambah asupan kalium juga mengurangi natrium. Perbanyak makan juga buah-buahan dan sayur-sayuran. Olahraga yang juga cukup dan teratur dengan melakukan aktivitas fisik jalan cepat, berenang, dan bersepeda secara teratur minimal 30 menit dan juga minimal 3 kali seminggu, Dewanta menambahkan.

Berat badan pun juga perlu diturunkan atau dipertahankan sesuai berat badan yang ideal dengan basal metabolik indeks (BMI), yakni kurang dari 25kg/m2, garis lingkar pinggang juga kurang dari 80 cm wanita, dan garis lingkar pinggang kurang dari 90cm pada pria. Sabung Ayam Online

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*